
Mainan
Kamu merasa masa kecil kamu paling bahagia?? Eitt.. tunggu dulu..masih ingatkah kamu dengan mainan tamagotchi, tazos, tamiya, bekel, congklak dan teman-temannya? kalau kamu tidak kenal dengan permainan ini, kamu mkkb dong (masakecilkurangbahagia) *just kidding hahaha. Mau tau kan mainan apa aja di jaman 90-an? Kuyyy langsung ajaa klik dibawah supaya memori kamu bisa ingat kembali mainan apa saja di jaman 90-an!
1. Gasing Blade Gasing atau biasa yang disebut Gangsing ini merupakan mainan yang sering dimainkan anak-anak dan orang dewasa. Mainan yang bisa berputar pada porosnya dan harus seimbang pada suatu titik agar tidak jatuh. Konon, gangsing ini merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi. Namun, bahannya yang mudah kita kenali hanya terbuat dari kayu ataupun plastik. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.
Cara bermain :
Gasing di pegang di tangan kiri, sedangkan tangan kanan memegang tali.
Lilitkan tali pada gasing, mulai dari bagian paksi sampai bagian badan gasing. lilit kuat sambil berputar.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=jiNDQm-A9ZY
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Gasing
2. Tamagotchi pertama kali dibuat oleh sebuah perusahaan mainan dari Jepang yang bernama Bandai, pada 23 November 1996. Saat itu, tamagotchi hanya dipasarkan di Jepang saja. Tetapi, karena peningkatan penjualan yang tinggi hingga mencapai 40 juta, tamagotchi di ekspor ke belahan dunia termasuk Indonesia. Hingga tahun 1997, tamagotchi menjadi konsol game yang banyak dicari oleh banyak orang khususnya anak-anak.
Cara Bermain :
Tamagotchi yang sering kita mainkan dulu, sama seperti permainan pou saat ini. Cara bermainnya mudah sekali hanya dengan merawat binatang peliharaan yang kalian sukai. Seperti memberi makan, membersihkan kamar, mengajaknya bermain, dan lainnya. Seolah-olah kita memang memelihara binatang peliharaan yang kita sayangi, sehingga kalau kita sering merawatnya, hewan peliharaan kita akan baik, tapi kalau kita jarang merawatnya, dia bisa marah bahkan mati.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=4yE8oWmcSZk
Sumber : http://djamandoeloe.com/read/95/iptek/tamagotchi-dulu-dan-sekarang
Bola bekel yang biasanya dimainkan oleh remaja perempuan ini sangatlah populer jaman 90an. Permainan ini berasal dari Belanda dengan nama Bikkelen. Kemudian, menyebar ke Indonesia dan alat yang digunakan cukup sederhana. Hanya menggunakan sebuah bola dan 6 biji bekel. Bola bekel ini terbuat dari karet dengan ukuran diameter 3 cm. Sedangkan biji bekel terbuat dari tembaga atau kuningan.
Cara Bermain :
Beberapa anak berunding untuk menentukan siapa yang harus bermain terlebih dahulu. Anak yang menang kemudian memainkan bekel dengan cara melemparkan bola sembari mengambil bekel. Jangan sampai bola menyentuh lantai 2 kali, saat dipantulkan saat pertama kali anak harus menangkapnya kembali. Jika bola sampai menyentuh lantai 2 kali atau tidak tertangkap, maka permainan mati dan permainan di gantikan oleh anak yang lain.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=JATfg5Tp5zo
Sumber :
http://vanessahanadwiyanti.blogspot.co.id/2017/01/21-permainan-tradisional-anak-indonesia.html
4. Kelereng
Permainan ini adalah permainan yang populer pada masanya, bukan hanya di Indonesia tapi di berbagai negara, salah satu negara yang menjadikan permainan ini populer adalah Prancis.
Awalnya dari Prancis lalu menyebar ke negara Mesir, tidak hanya Mesir, Yunani pun menjadi bagian penyebaran awal permainan ini, Permainan kelereng dikenal kan oleh orang-orang Romawi.
Cara Bermain :
Bermain kelereng diperlukan dua pemain atau lebih.
Memainkan permainan ini ada banyak jenis cara permainannya dan juga peraturannya berbeda-beda disetiap jenis permainan.
Kelereng Dimainkan ditanah yang datar.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=PXTIahf0VYE
Sumber : http://azzamaviero.com/permainan-tradisional-indonesia/
5.Congklak
Permainan ini adalah permainan yang populer pada masanya, bukan hanya di Indonesia tapi di berbagai negara, salah satu negara yang menjadikan permainan ini populer adalah Prancis.
Awalnya dari Prancis lalu menyebar ke negara Mesir, tidak hanya Mesir, Yunani pun menjadi bagian penyebaran awal permainan ini, Permainan kelereng dikenal kan oleh orang-orang Romawi.
Cara Bermain :
kelereng diperlukan dua pemain atau lebih.
Memainkan permainan ini ada banyak jenis cara permainannya dan juga peraturannya berbeda-beda disetiap jenis permainan.
Kelereng Dimainkan ditanah yang datar.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=PXTIahf0VYE
Sumber : http://azzamaviero.com/permainan-tradisional-indonesia/
6. Balap Karung
Permainan balap karung yang katanya sudah ada saat Indonesia masih di jajah oleh Belanda ini merupakan permainan yang digemari oleh anak-anak.
Sejak dulu permainan ini sering dimainkan oleh anak sekolah yang berumur 6-12 tahun, lalu menjadi populer dan dimainkan oleh anak-anak desa. Di Indonesia sendiri, permainan ini dimainkan saat ada acara-acara tradisional, yang awalnya hanya anak-anak desa saja yang memainkan tapi makin lama menyebar ke seluruh pelosok negeri.
Cara bermain :
Buatlah garis awal dan akhir dengan jarak 7-10 meter.
Gunakan karung sampai menutupi semua bagian kaki.
Berjalan dengan melompat dan cepat untuk mencapai garis akhir.
Siapa yang tercepat sampai ke garis akhir dialah pemenangnya.
Peserta terdiri dari 3 sampai 6 orang.
Permainan bisa dengan kerja tim atau sendirian.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=cuBiYHS2wsM
Sumber : http://azzamaviero.com/permainan-tradisional-indonesia/
7, Engklek
Permainan Engklek atau biasanya ada yang menyebutnya Tapak Gunung merupakan permainan yang populer pada jaman 90an. Hanya dengan bermodal kapur, tapak gunung sudah bisa dimainkan.
Ada berbagai pendapat mengenai sejarah permainan yang satu ini, pendapat pertama mengatakan, permainan ini berasal dari Inggris, karena di temukannya bukti-bukti tentang keberadaan permainan engklekan. Pendapat kedua mengatakan, permainan ini sudah ada jauh yaitu pada abad ke-17 dan dikenal di Romawi. Di Indonesia sendiri permainan ini dikenal sejak zaman belanda menjajah indonesia.
Cara Bermain :
Permainan ini membutuhkan petak yang nantinya dijadikan sebagai permainan.
Peraturan permainan menyesuaikan bentuk petak yang ada.
Permainan ini dimainkan oleh 3 atau lebih pemain.
Pemenang ialah yang memiliki banyak petak, setelah melewati tahapan permainan.
Permainan ini membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya.
Permainan ini juga menggunakan satu kaki di setiap petak yang akan dilalui kecuali yang terdapat dua petak.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=sBHeXmZWztw
Sumber :
http://azzamaviero.com/permainan-tradisional-indonesia/#Peraturan_dan_Cara_Bermain-7
8.Lenggang Rotan
Keberadaan permainan yang satu ini sudah lama sekali, diperkirakan lenggang rotan sudah ada semenjak 3000 tahun lalu. Hulahop adalah nama lain dari lenggang rotan yang populer di dunia.
Awalnya permainan ini dimainkan oleh anak-anak yang berasal dari Mesir dan Yunani kuno, tapi sekarang hulahop tidak hanya dimainkan oleh anak-anak saja tapi juga oleh orang dewasa yang dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh.
Cara Bermain
Satu hulahop dimainkan oleh satu orang.
Permainan ini mengadu kelamaan bertahan dalam menggunakan hulahop.
Hulahop yang berbentuk lingkaran dimasukkan ke dalam tubuh dan digoyang-goyangkan agar tidak terjatuh, jika terjatuh maka kalah.
Pemenang adalah yang paling lama mempertahankan hulahop dibagian perutnya
Link : https://www.youtube.com/watch?v=JXObsv_ubJI
Sumber :
http://azzamaviero.com/permainan-tradisional-indonesia/#Peraturan_dan_Cara_Bermain-14
9. Ular Tangga
Permainan ini telah lekat dalam kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia serta telah dimainkan beberapa generasi. Sebenarnya permainan ular tangga terinspirasi atau meniru permainan dari India yaitu Vaikuntapali atau juga dikenal sebagai Leela atau Moksha Patam yang muncul pada abad ke-16. Di India permainan ini populer, karena permainan ini juga terkait dengan filosofi Hindhu yang berkaitan dengan karma, takdir, dan keinginan.
Pada awalnya Vaikuntapali berfungsi sebagai alat untuk mengajarkan moralitas dan spiritualitas. Dalam versi aslinya, gambar mendaki tangga dalam papan pemainan untuk mewakili atau menunjukkan para pemain terhadap nilai perbuatan baik dan pencerahan. Sementara gambar ular untuk mewakili kejahatan seperti nafsu, amarah, pencurian dan pembunuhan akan membawa kerugian spritual. Moralitas yang didapat dalam pembelajaran melalui permainan ini adalah bahwa seseorang akan dapat mencapai keselamatan (moksha) melalui berbuat baik, sedangkan dengan melakukan suatu kejahatan maka dosa akan diwariskan pada kehidupan selanjutnya yang berakibat akan menurunnya derajat kehidupan barunya. Dalam permainan ini, jumlah tangga lebih sedikit dari jumlah ular. Hal ini bertujuan sebagai pengingat bahwa jalan menuju kebaikan lebih sulit daripada jalan untuk berbuat dosa.
Cara Bermain :
Pahami tujuan dari permainan ini. Tujuan dari permainan ini adalah menjadi pemain pertama yang mencapai petak atau kotak terakhir dengan bergerak dari satu petak ke petak lain hingga mencapai petak terakhir. Hampir semua papan memiliki alur jalan yang berselang-seling. Pada baris pertama, Anda bergerak dari kiri ke kanan, dan setelah naik ke baris berikutnya, Anda bergerak dari arah sebaliknya (kanan ke kiri), dan seterusnya. Ikuti angka yang ada pada papan permainan untuk mengetahui cara Anda bergerak. Sebagai contoh, jika Anda mengocok dadu dan mendapat angka 5, dan Anda berada di petak nomor 11, Anda harus menggerakkan pion atau bidak Anda ke petak nomor 16.
Tentukan siapa yang bermain lebih dulu. Setiap pemain harus mengocok dadu untuk melihat siapa pemain yang mendapatkan angka paling tinggi. Siapa pun yang mendapatkan angka tertinggi akan menjadi pemain pertama. Setelah pemain pertama mendapatkan gilirannya, pemain yang duduk di sebelah kirinya akan mendapatkan giliran bermain. Urutan giliran pemain bergerak dari kiri ke kanan. Jika ada dua atau lebih pemain yang mendapatkan angka yang sama dan angka tersebut adalah angka tertinggi, masing-masing dari mereka harus mengocok kembali dadu sekali lagi untuk menentukan siapa yang menjadi pemain pertama.
Kocoklah dadu dan bergeraklah. Untuk mengambil giliran, kocok dadu lagi dan lihatlah angka yang Anda dapatkan. Ambil pion atau bidak Anda dan majulah beberapa petak sesuai dengan angka yang muncul di dadu. Sebagai contoh, jika Anda mendapatkan angka 2, pindahkan pion Anda dua kotak ke petak nomor 2. Pada giliran berikutnya, jika Anda mendapatkan angka 5, gerakkan pion Anda maju sejauh 5 petak dan berhentilah di petak nomor 7. Beberapa orang mengatakan bahwa Anda hanya dapat memasukkan pion ke papan permainan jika Anda mendapatkan angka 1, dan jika Anda tidak mendapatkan angka 1, giliran Anda akan dilewatkan. Peraturan ini tidak disarankan untuk diikuti karena peraturan ini dapat menjadi hal yang mengesalkan bagi pemain-pemain yang kurang beruntung.
Naiklah melalui tangga. Tangga-tangga yang ada di papan permainan memungkinkan Anda untuk naik ke baris petak yang lebih tinggi dan lebih cepat mencapai petak akhir. Jika Anda berhenti di petak yang menunjukkan bagian bawah tangga, Anda boleh bergerak naik ke petak yang ditunjukkan oleh ujung tangga. Jika Anda berhenti di bagian atas tangga atau di tengah-tengah tanda, Anda tidak perlu bergerak. Pada permainan ini, Anda tidak akan pernah bergerak menuruni tangga.
Turunlah saat Anda berhenti di petak ular atau parasut. Beberapa versi permainan ini menggunakan ular, sementara versi-versi yang lain menggunakan parasut. Ular (atau parasut) membuat Anda harus mundur karena Anda harus menuruninya. Jika Anda berhenti tepat di petak dengan bagian kepala ular atau bagian atas parasut, turunkan pion Anda hingga mencapai petak dengan ujung tubuh ular atau ujung parasut. Jika Anda berhenti di petak yang dilalui tubuh ular atau parasut, atau berhenti di petak yang memiliki gambar bagian ujung tubuh ular atau parasut, Anda tidak perlu bergerak naik atau turun. Anda hanya bergerak turun jika Anda berhenti di petak dengan gambar kepala ular atau bagian atas paratus saja.
Ambil giliran tambahan jika Anda mendapatkan angka 6. Jika Anda mengocok dadu dan mendapatkan angka 6, Anda mendapatkan giliran tambahan. Pertama, pindahkah terlebih dahulu pion Anda enam petak, kemudian kocok kembali dadu. Jika Anda berhenti di petak ular atau tangga, ikuti peraturan naik atau turun terlebih dahulu, kemudian kocok kembali dadu untuk memainkan giliran tambahan Anda. Selama Anda terus mendapatkan angka 6, Anda dapat terus bergerak.
Untuk memenangkan permainan, berhentilah tepat di petak terakhir. Pemain pertama yang mencapai petak terakhir (petak paling ujung di baris tertinggi) memenangkan permainan. Petak tersebut biasanya diberi nomor 100. Akan tetapi, ada kejutan pada permainan ini. Jika Anda mengocok dadu dan mendapatkan angka yang terlalu besar untuk berhenti tepat di petak akhir, Anda hanya akan menyentuh petak terakhir dan harus terlempar mundur, sesuai dengan sisa langkah yang ada.Sebagai contoh, jika Anda berhenti di petak nomor 99 dan mendapatkan angka 4, gerakkan pion Anda ke petak 100 (satu langkah), kemudian mundurlah ke petak 99, 98, dan 97 (dua, tiga, dan empat langkah). Jika pada petak nomor 97 terdapat kepala ular, Anda harus turun.
Link : https://www.youtube.com/watch?v=ET0-uL90J30
Sumber : http://id.wikihow.com/Bermain-Ular-Tangga
10.Monopoli
Sejarah :
Sebelum Monopoli sudah ada permainan-permainan yang serupa, di antaranya adalah The Landlord's Game yang diciptakan oleh Elizabeth Magie untuk mempermudah orang mengerti bagaimana tuan-tuan tanah memperkaya dirinya dan mempermiskin para penyewa. Magie memperkenalkan permainan ini pada tahun 1904. Walaupun permainan ini dipatenkan, tidak ada produsen yang memproduksinya secara luas sampai tahun 1910 oleh The Economic Game Company di New York. Di Britania Raya permainan ini diterbitkan pada tahun 1913 oleh The Newbie Game Company di London dengan nama Brer Fox an' Brer Rabbit. Selain melalui penjualan, permainan ini juga tersebar dari mulut ke mulut dan variasi-variasi lokal juga mulai berkembang. Salah satunya adalah yang disebut Auction Monopoly atau kemudian disingkat menjadi Monopoly. Permainan ini kemudian dipelajari oleh Charles Darrow dan dipatenkan dan dijual olehnya kepada Parker Brothers sebagai penemuannya sendiri. Parker mulai memproduksi permainan ini secara luas pada tanggal 5 November 1935
Cara Bermain :
Untuk memainkan Monopoli, dibutuhkan peralatan-peralatan ini:
Bidak-bidak untuk mewakili pemain. Dalam kotak Monopoli disediakan sepuluh bidak yaitu topi, setrika, anjing, kapal perang, mobil, gerobak, gelas, meriam, kuda dan sepatu.
Dua buah dadu bersisi enam.
Kartu hak milik untuk setiap properti. Kartu ini diberikan kepada pemain yang membeli properti itu. Di atas kartu tertera harga properti, harga sewa, harga gadai, harga rumah dan hotel.
Papan permainan dengan petak-petak:
22 tempat, dibagi menjadi 8 kelompok berwarna dengan masing-masing dua atau tiga tempat. Seorang pemain harus menguasai satu kelompok warna sebelum ia boleh membeli rumah atau hotel.
4 stasiun kereta. Pemain memperoleh sewa lebih tinggi bila ia memiliki lebih dari satu stasiun. Tapi di atas stasiun tidak boleh dibangun rumah atau hotel.
2 perusahaan, yaitu perusahaan listrik dan perusahaan air. Pemain memperoleh sewa lebih tinggi bila ia memiliki keduanya. Rumah dan hotel tidak boleh dibangun di atas perusahaan.
Petak-petak Dana Umum dan Kesempatan. Pemain yang mendarat di atas petak ini harus mengambil satu kartu dan menjalankan perintah di atasnya.
Uang-uangan Monopoli.
32 rumah dan 12 hotel dari kayu atau plastik. Rumah biasanya memiliki warna hijau, hotel warna merah.
Kartu-kartu Dana Umum dan Kesempatan.
Persiapan
Papan permainan diletakkan di meja yang cukup besar. Kartu DANA UMUM dan kartu KESEMPATAN diletakkan terbalik di dalam petak yang tersedia. Para pemain pada permulaan diberi uang sebanyak $1500. Semua kartu TANAH BANGUNAN, rumah-rumah, hotel-hotel, diserahkan kepada bank. Pejabat bank dipilih seorang di antara pemain.
Uang-uang
Tiap pemain mula-mula diberi uang seharga 1500 dibagi dalam nilai sebagai berikut:
$500 = 2 Lembar
$100 = 4 Lembar
$50 = 1 Lembar
$20 = 1 Lembar
$10 = 2 Lembar
$5 = 1 Lembar
$1 = 5 Lembar
Permulaan
Pemain mengocok dadu secara bergiliran, angka yang terbanyak main dahulu. Permainan dimulai dari petak START. Setelah itu biji-biji pemain dijalankan bergiliran sesuai angka dadu ke petak menurut anak panah. Dimana biji-biji pemain berhenti, TANAH BANGUNAN dll. dapat dibelinya, dan membayar sewa kalau TANAH BANGUNAN tersebut telah dimiliki orang, atau membayar pajak dan sebagainya. Dan jika dadu menunjukkan angka yang sama pemain tetap bisa berjalan, akan tetapi pada lemparan ketiga masih menunjukkan angka yang sama, maka pemain harus segera masuk penjara.
Gaji
Tiap pemain setelah melalui/berhenti di petak START diberi gaji $500 oleh bank.
Berhenti di tanah bangunan yang belum dimiliki orang
Apabila seorang pemain berhenti di atas TANAH BANGUNAN yang belum dimiliki orang lain (dengan perantaraan dadu maupun dengan paksaan kartu KESEMPATAN atau kartu DANA UMUM) pemain tersebut mendapat hak untuk membeli tanah bangunan tersebut dengan harga yang sudah ditetapkan, melalui bank. Setelah membeli tanah bangunan dan mendapat kartu hak milik dari bank, kartu harus diletakkan di atas meja. Jika pemain tidak mau membeli tanah bangunan yang menjadi haknya ia harus mengembalikan kepada bank untuk dijual kepada penawar tertinggi. Semua pemain berhak mengajukan penawaran tidak terkecuali yang menolak pembelian tadi.
Berhenti di tanah yang dimiliki orang
Apabila seorang pemain berhenti di atas tanah bangunan yang telah dimiliki pemain lain (dengan perantaraan dadu maupun karena diharuskan oleh kartu KESEMPATAN atau DANA UMUM), pemilik tanah bangunan tersebut berhak memungut sewa atas tanah tersebut sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan pada kartu hak milik. Selanjutnya jika di atas tanah bangunan itu didirikan rumah-rumah atau hotel sewanya dapat dipungut lebih tinggi dari tanah yang belum dibangun. Tanah yang digadaikan ke bank tidak berhak memungut sewa dan kartu harus diletakkan terbalik.
PERHATIAN : Seseorang pemilik tanah jika lupa memungut sewa, pada waktu gilirannya kehilangan haknya. (Sewa tak dapat dipungut lagi)
Keuntungan untuk pemain
Adalah suatu keuntungan untuk tiap pemain yang memiliki satu kompleks tanah bangunan (misalnya New Delhi, Riyadh, Moscow). Karena dengan demikian ia berhak memungut sewa atas tanah bangunan tersebut 2 x lipat. Rumah-rumah dan hotel hanya dapat dibangun atas satu kompleks tanah bangunan. Keuntungan mendirikan rumah-rumah dan hotel-hotel ialah pemiliknya dapat memungut sewa jauh lebih besar daripada kompleks yang masih kosong.
Berhenti di KESEMPATAN atau DANA UMUM
Pemain mengambil kartu yang teratas, setelah menaati petunjuk-petunjuk di dalamnya, kartu itu dikembalikan dibawah sendiri. Hanya kartu "Keluar dari Penjara" dapat disimpan hingga terpakai atau dijual kepada pemain lain.
Berhenti di atas petak "PAJAK"
Bayarlah segera pajak kepada bank yang dikenakan kepada anda. Segala jenis pajak harus diserahkan kepada bank. Adapun jenis dan jumlah pajak adalah sebagai berikut
Pajak Jalan
Pajak ini berjumlah $200 atau 10% dari seluruh kekayaan.
PERHATIAN : tidak boleh menghitung 10% kecuali telah memilihnya.
Pajak Istimewa
Jika anda berhenti di kotak pajak istimewa, mendapatkan 20rb dari setiap pemain
Petugas Bank
Pilihlah seorang Petugas Bank yang cakap dan pandai melelang. Adakalanya pejabat bank turut bermain. Dalam kekayaan pribadi dan harta milik bank harus dipisahkan. Jika permainan ini dimainkan lebih dari 4 orang, kami anjurkan memilih pejabat bank khusus.
Bank
Kewajiban bank ialah membayar gaji-gaji dan hadiah-hadiah serta menjual tanah-tanah bangunan, rumah-rumah dan hotel-hotel, meminjamkan uang dengan hipotik.
Penjara
Pemain yang diharuskan masuk penjara:
Bijinya berhenti pada petak "masuk penjara"
Mendapat perintah masuk penjara dari kartu dana umum atau kartu kesempatan
Kedua dadu menunjukkan angka yang sama sebanyak 3 kali.
Keluar Penjara
Seorang pemain dapat keluar penjara jika:
Lemparan dadu menunjukkan angka yang sama
Membeli sehelai kartu "Keluar dari Penjara" dari pemain lain
Membayar uang denda kepada bank 50 kepada bank sebelum tiba pada gilirannya
Pemain diberi kesempatan tiga kali lemparan dadu untuk mendapat angka
yang sama, setelah itu ia harus membayar dendanya 50 kepada bank dan berjalan menurut angka dadu.
Rumah-rumah
Rumah dapat dibeli dari bank dan sebelumnya harus mempunyai 1 kompleks tanah untuk dibangun rumah. Rumah dapat dibeli segala waktu dengan jumlah menurut kemampuannya tetapi harus merata tiap petak 1 rumah dan seterusnya.
Hotel-hotel
Tiap pemain diharuskan memiliki 4 rumah dalam 1 seri Tanah Bangunan sebelum ia diperbolehkan beli 1 hotel. Harga hotel telah ditentukan pada kartu hak milik. Setelah membeli hotel tersebut pemain harus menyerahkan 4 rumahnya kepada bank (di atas tiap tanah bangunan hanya diperbolehkan membangun 1 hotel).
Perusahaan Listrik / Air
Jika pemain berhenti di salah satu petak perusahaan listrik / air yang sudah dimiliki seseorang, maka cara membayarnya adalah : 4 x jumlah angka dadu x satuan uang monopoli terendah Tetapi jika pemain berhenti di salah satu petak perusahaan listrik/ air dan keduanya telah dimiliki oleh salah satu pemain yang lain, maka cara membayarnya adalah 10 x jumlah angka dadu x satuan uang monopoli terendah
Bebas Parkir (Free Parking)
Jika pemain berhenti di petak bebas parkir, sebenarnya ini tidak ada faidahnya
Kekurangan bangunan
Pada waktu bank telah kehabisan rumah untuk dijual kepada pemain, mereka yang hendak mendirikan rumah harus menanti hingga salah seorang pemain mengembalikan rumahnya kepada bank. Jika pembeli lebih dari 1 orang, maka rumah tersebut dilelang.
Menjual harta kekayaan
Tanah Bangunan yang belum dibangun, Stasiun dan Perusahaan Listrik / Air dapat dijual belikan sebagai transaksi pribadi antara pemain dan pemain dengan harga tak terbatas. Tanah Bangunan dilarang dijual belikan apabila dalam 1 kompleks Tanah Bangunan masih terdapat rumah-rumah yang belum dikembalikan kepada bank. Rumah dan Hotel dapat dijual kembali ke bank dengan syarat bahwa bank hanya membeli separuh harga pokoknya. Mengenai hotel yang dijual, bank hanya membayar separuh harga hotel yang resmi ditambah dengan separuh jumlah harga 4 rumah (rincian termudah menjual hotel ->harga 5 rumah : 2).
Hipotik (Tanah dapat digadaikan kepada bank)
Tanah (property) dapat digadaikan ke bank dengan harga yang telah ditentukan pada kartu hak milik. Cara membeli tanah (property) yang telah digadaikan ialah harga pokok tanah (property) + bunga 10 % . Tanah yang digadaikan dapat dibeli oleh pemain lain dengan tambahan bunga 10 % (dengan rincian sama seperti sebelumnya). Jika tanah tersebut ada rumahnya maka bank hanya bisa membeli separuh dari harga pokok rumah tersebut.
Bangkrut (Pailit)
Pemain dinyatakan bangkrut jika pemain tidak sanggup membayar hutang. Segala harta kekayaan diserahkan kepada kreditornya dan berhenti bermain. Dalam penyelesaian ini pemain yang memiliki rumah-rumah atau hotel-hotel harus diserahkan kepada bank. Uang harus dibayarkan kepada kreditornya. Dan jika pemain tak memiliki uang untuk membayar pajak, denda atau hukuman-hukuman lainnya, maka bank segera melelang segala kekayaannya dan pemain dinyatakan kalah.
Pemenang (Monopolist)
Pemenang adalah pemain yang memiliki Properti, Rumah, Hotel dan uang cash terbanyak dari hasil uang sewa. Dalam satu permainan, setiap pemain akan menjadi bangkrut satu persatu. Pemain terakhir yang bertahanlah yang menang.









